LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA ENZIM AMILASE PDF

Beberapa jenis enzim dibutuhkan untuk merombak bahan-bahan molekul organik seperti karbohidrat yang membutuhkan enzim amilase untuk memecah pati, protein yang membutuhkan enzim protease dan lemak yang membutuhkan enzim lipase. Salah satu enzim yang berada didalam tubuh organisme yaitu enzim amilase yang khususnya dapat berasal dari air liur atau saliva. Enzim ini mempunyai suhu dan kondisi optimum tertentu untuk bekerja atau bereaksi dengan baik. Enzim amilase mempunyai peran yang sangat penting untuk kelangsungan hidup organisme karena merupakan salah satu alat pencernaan pertama. Kinerja enzim amilase ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari luar maupun dari dalam tubuh suatu organisme, faktor-faktor tersebut yaitu seperti suhu, pH, dan substrat. Oleh karena itu dilakukanlah praktikum Biokimia Umum ini mengenai pengujian enzim.

Author:JoJotaxe Tut
Country:Turkmenistan
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):28 January 2015
Pages:21
PDF File Size:4.1 Mb
ePub File Size:7.71 Mb
ISBN:152-1-90441-737-3
Downloads:40147
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kazizshura



Suhu berpengaruh terhadap fungsi enzim karena reaksi kimia menggunakan katalis enzim yang dapatdipengaruhi oleh suhu. Di samping itu, karena enzim adalah suatu protein, makakenaikan suhu dapat menyebabkan denaturasi dan bagian aktif enzim akan terganggu, sehingga konsentrasi dan kecepatan enzim berkurang. Kenaikan suhu lingkungan akan meningkatkan energy kinetic enzim dan frekuensi tumbukan antara molekul enzim dan substrat, sehingga enzim menjadi aktif.

Pada suhu dimana enzim masih aktif, umumnya kenaikan suhu 10oC menyebabkan kecepatan reaksi enzimatis bertambah 1,1 hingga 3,0 kali lebih besar. Pada suhu optimum, kecepatan reaksi enzimatis berlangsung maksimal. Bila suhu ditingkatkan terus, maka enzim akan megalami denaturasi, sehingga aktivitas katalitiknya terhenti. Sebagian besar enzim memiliki suhu optimum 30oC sampai 40oC dan mengalami denaturasi secara irreversible pada pemanasan diatas suhu 60oC. Karena pada tabung 2 ini larutan diletakkan pada suhu 37oC yang merupakan suhu optimum, sehingga kecepatan reaksi enzimatis berlangsung maksimal.

Pada tabung 5 warna larutan menjadi putih kebiruan Warna ini disebabkan oleh belum terhidrolisisnya pati secara sempurna. Larutan iod berperan sebagai indikator hidrolisis. Pada uji enzim amilase, fermentasi pada tape singkong terdapat mikroorganisme saccharonyces cerevisiae yang dapat menghasilkan enzim.

Semakin lama waktu penyimpanan maka akan smakin banyak pula mikroorganisme yang terdapat pada singkong dan enzim yang dihasilkan juga semakin banyak sehingga proses fermentasi menjadi lebih cepat dan tekstur tape singkong menjadi lebih lembek. Dalam pembuatan tape, ragi Saccharomyces cereviceae mengeluarkan enzim yang dapat memecah karbohidrat pada singkong menjadi gula yang lebih sederhana. Ini menyebabkan enzim bekerja sempurna dalam fermentasi. Pada T2 setelah ditetesi yodium berwarna biru pekat karena kerja enzim lebih lambat karena proses penyimmpanan yang masih sebentar 2 hari.

Pada T3 setelah ditetesi yodium warna menjadi biru sangat pekat karena singkong tidak dilakukan fermentasi sehingga tidak ada mikroorganisme yang membantu dalam fermentasi sehingga amilum tidak terhidrolisis. BAB V.

S1WBS60 DATASHEET PDF

Loading...

Dame H. Asisten : Nindy Lestarie, S. Si Siti Nuraeni M. Enzim Amilase merupakan komponen yang sangat penting pada proses pencernaan makanan. Enzim ini mengubah karbohidrat menjadi gula yang pada akhirnya diubah menjadi ATP Sumardjo Enzim amilase yang terkandung dalam saliva dapat menghidrolisis ikatan 1,4-glikosidik yang terdapat dalam amilum menghasilkan dextrin, maltosa, dan sejumlah kecil glukosa dengan konfigurasi gula Endah dan Nafizah

MAGPUL UBR PDF

T-1 Singkong rebus yang sudah dingin ditaburi ragi. Dan diperam selama 2 hari Setelah ditetesi 1 tetes yodium pada singkong, warna didaerah tetesan yodium berubah menjadi hitam kecoklatan pudar dan bertekstur lembek T-2 Singkong rebus yang sudah dingin ditaburi ragi. Karbohidrat atau tepung sudah mulai dipecah sebagian kecil dalam mulut oleh enzim ptyalin. Enzim dalam air liur itu memecah amylum menjadi disakarida maltosa dan polimer glukosa kecil lainnya. Air liur saliva disekresi oleh tiga pasang kelenjar besar yaitu parotis, submaksilaris dan sublingualis.

Related Articles