KINGDOM MYCOTA PDF

Seksual Inti jantan dan inti betina bertemu, akhirnya membentuk spora askus atau spora basidium 3. Dalam klasifikasi dengan lima kingdom, jamur dibagi menjadi 4 divisi yaitu 1. Divisi Zygomycota Jamur Zygomycota Tubuh Zygomycota terdiri dari benng hifa yang bersekat melintang, ada pula yang tidak bersekat melintang. Hifa bercabang-cabang banyak dan dinding selnya mengandung kitin. Contoh jamur ini adalah jamur yang tumbuh pada tempe, selain itu ada juga yang hidup secara saprofit pada rotin, nasi, dan bahan makanan lainnya. Ada pula yang hidup secara parasit, misalnya penyebab penyakit busuk pada ular jalar.

Author:Kazrajar Malashura
Country:Cyprus
Language:English (Spanish)
Genre:Life
Published (Last):28 November 2007
Pages:362
PDF File Size:20.80 Mb
ePub File Size:4.56 Mb
ISBN:579-8-47109-171-8
Downloads:70532
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tekasa



Sexual spore called Zygospore is formed by the fusion of two similar cells. Asexual reproduction occurs by sporangiospore Hypahe are generally aseptate. No sexual stage is present. Asexual reproduction occurs by means of conidia.

They are pathogenic to most of the human beings and animals. Examples: Candida, Cryptococcus, Trichophyton, Epidermophyton, Histoplasma Importance of fungi: Recycling: Since fungi are also decomposers, along with bacteria, they play a major role in recycling the dead and decayed matter. Medicines: Penicillin antibiotic is derived from a common fungi Penicillium. Many other antibiotics like cephalosporin, griseofulvin etc.

Food: Many mushrooms are used as food by humans. Mushroom species are edible and are cultured in many parts of the world for sale. Different types of food like kimchi, kinema, bakery products, brewery products are manufactured using fungi like Aspergillus, yeast etc.

Bio-control Agents: Fungi are used to parasitise or kill insects which help control pests. Spores of fungi are sprayed on crops, this method is cheaper and environment friendly. Plant and Animal Diseases: Many fungi live on and in plants and animals causing diseases like blight disease in potato, rust disease in wheat, oral thrush and ringworm infection in humans etc.

Food spoilage: Fungal damage is responsible for large losses of stored food usually when the food contains moisture and sugar. Kingdom Mycota or Fungi: General characteristics and classification.

ZOMBIU STRATEGY GUIDE PDF

Pengertian dan Klasifikasi Fungi ( jamur )

Classification of Division Mycota Fungi Article Shared by In this article we will discuss about the classification of division mycota. Division Mycota: The mycologists place division Mycota in the kingdom Plantae. Lacking chlorophyll, the mode of nutrition is thus heterotrophic and absorptive except slime molds in which it is phagotrophic. In addition there are oil drops. The division Mycota includes two sub-divisions, Myxomycotina and Eumycotina. Subdivision Myxomycotina: This subdivision includes the slime molds which possess the following distinctive features: i The thallus is a non-green, multinucleate mass of protoplasm called the Plasmodium. All the free-living slime molds are placed in the class Myxomycetes.

CENTURYLINK WESTELL 7500 MANUAL PDF

Kingdom Fungi

Hyphae grow at their tips apices ; new hyphae are typically formed by emergence of new tips along existing hyphae by a process called branching, or occasionally growing hyphal tips fork, giving rise to two parallel-growing hyphae. These growth processes lead to the development of a mycelium , an interconnected network of hyphae. Septate hyphae are divided into compartments separated by cross walls internal cell walls, called septa, that are formed at right angles to the cell wall giving the hypha its shape , with each compartment containing one or more nuclei; coenocytic hyphae are not compartmentalized. Mycelia grown on solid agar media in laboratory petri dishes are usually referred to as colonies.

IMPLEMENTING HEATH JARROW MORTON PDF

Classification of Division Mycota | Fungi

February 1, Klasifikasi makhluk hidup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengelompokkan makhluk hidup. Pengelompokan tersebut didasarkan pada kesamaan ciri maupun perbedaan yang ditemukan pada setiap makhluk hidup. Klasifikasi makhluk hidup dilakukan dengan melihat ciri ciri makhluk hidup yang paling umum hingga yang paling spesifik pada makhluk hidup. Selain pengelompokan dari ciri-ciri makhluk hidup, pengelompokan juga dilakukan dengan dasar ukuran, manfaat, dan juga habitat makhluk hidup. Klasifikasi makhluk hidup dipelajari dalam ilmu taksonomi. Olehnya, kelompok makhluk hidup diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yakni animalia hewan dan juga vegetabilia tumbuhan.

AVANUKKU NAAN AZHAGU NOVEL PDF

Klasifikasi Makhluk Hidup dan Penjelasannya

Hifa tumbuh di ujungnya apeks ; hifa baru biasanya dibentuk oleh munculnya ujung baru di sepanjang hifa yang ada dengan proses yang disebut percabangan, atau kadang-kadang pada ujung hifa tumbuh percabangan menjadi dua, sehingga menimbulkan dua hifa yang tumbuh paralel. Proses pertumbuhan ini mengarah pada perkembangan miselium , jaringan hifa yang saling terhubung. Hifa septat dibagi menjadi ruang-ruang yang dipisahkan oleh dinding silang dinding sel internal, yang disebut septa, yang terbentuk tegak lurus terhadap dinding sel yang memberikan bentuk hifa , dengan masing-masing ruang berisi satu atau lebih inti; hifa senositik tidak terbagi menjadi ruang-ruang. Miselia yang ditumbuhkan pada media agar padat di cawan petri laboratorium biasanya disebut sebagai koloni. Koloni-koloni ini dapat menunjukkan bentuk pertumbuhan dan warna karena spora atau pigmentasi yang dapat digunakan sebagai fitur diagnostik dalam identifikasi spesies atau kelompok.

Related Articles